Minggu, 31 Maret 2013

Berbakti kepada orang tua



 Berbakti kepada orang tua
  Orang yang bertaqwa adalah orang yang bisa menjalin hubungan baik dengan Allah sekaligus hubungan baik dengan sesama manusia, biarpun dia banyak ibadah, banyak sujud, banyak shalat, akan tetapi kalau kepada sesama belum baik maka dia belum disebut orang yang bertaqwa. Maka pada kesempatan ini kita akan membahas siapa yang
akan kita jalin hubungan baik padanya, yang harus kita perhatikan adalah orang tua, orang tua yang mendidik kita disaat kita kecil, rela capek oleh kita, menimang kita kalau kita nangis, berusaha dan berusaha orang tua kita menenangkan kita agar tidak nangis, jika kita sakit beliau berjuang dengan sekuat tenaga agar bisa mendapatkan obat demi kesembuhan kita. Itulah orang tua kita, maka dari sinilah Allah mewajibkan bahwasanya seorang anak harus berbakti kepada orang tua, jangan sampai ada yang durhaka dan cukup dan cukuplah kalau kita ingin tahu siapa orang yang celaka di dunia dan di akhirat, maka cukuplah melihat orang yang durhaka kepada orang tuanya, bahkan nabi Muhammad pernah hendak membakar orang yang pernah menyakiti orang tuanya, orang yang pernah menyakiti orang tuanya akan di bakar hidup-hidup oleh Rasulullah karena begitu besarnya dosa kepada orang tua, Al Qur’an melarang “wala taqul lahuma uffin” jangan kau mengatakan kalimat yang menunjukan bosan, jenuh dengan orang tuamu, ini termasuk durhaka, bagaimana dengan memukul orang tua, bagaimana dengan berbohong kepada orang tua dan yang lain sebagainya. Dari dosa-dosa yang dilakukan oleh anak, ketahuilah dia adalah orang yang tidak akan bahagia, dia adalah orang yang bakal sengsara di dunia dan di akhirat. Marilah yang masih punya orang tua diperhatikan, dirajakan mereka di rumah kita, diratukan mereka di rumah kita, ayoo orang tua yang sudah mengabdi kepada kita bertahun-tahun giliran kita yang sudah besar ini mengabdi kepada orang tua, kita berbakti kepada orang tua, kita berbuat baik kepada orang tua, kita perhatikan makan mereka, kita perhatikan kesehatan mereka, kita perhatikan dimana mereka tidur, kita perhatikan semua keinginan mereka, berbakti kepada orang tua ini macam macam dalam segala aspek, kehidupan orang tua harus kita lihat, harus kita perhatikan, inilah berbakti kepada orang tua. Yang memberi duit saja belum tentu berbakti karena belum tentu orang tua butuh kepada duit kita, akan tetapi apa yang diinginkan oleh orang tua itu ayo kita perhatikan, yang dibutuhkan orang tua kita kita penuhi selagi kita mampu dan ketahuilah durhaka kepada orang tua dosanya amat besar dan durhaka kepada orang tua ini bermacam-macam, ada yang mengatakan kalimat jenuh tidak suka bahkan ada yang membentak kepada orang tua ini bentuk durhaka, ada yang sampai memukul orang tuanya adalah jenis durhaka, apalagi sampai dia itu menyakiti dengan hatinya, sungguh sakit Hati lebih sakit daripada dipukul dhohir, ngomong kasar durhaka kepada orang tua dan ada durhaka yang sangat halus, tidak dirasa ternyata orang ini sudah tenggelam dalam kedurhakaan, yaitu disaat seorang anak dorong-dorongan tentang orang tuanya.
Yang satu mengatakan biar ibu dan bapak dirumah kakak saja, karena kakak sudah berhasil dalam usaha.. rumah saya kecil kak. Lihat.. , orang tuanya tidak rela kalau dia tinggal di rumahnya, inginnya orang lain yang membawanya,, sang kakak pun yang kaya raya mengatakan, aduh biarpun rumahku gede tapi saya jarang dirumah, biar dirumah kamu saya dik,,, lihat . . . saling dorong inilah durhaka kepada orang tua, akan tetapi orang yang berbakti kepada orang tua akan berebut, apapun yang ia miliki hanya untuk orang tua, berjuang untuk orang tua, yang mlarat akan berkata, biar ibu tinggal dirumah saya saja kak, yang kaya mengatakan dek dirumahmu sempit, biar ibu dirumah kakak saja, tapi si miskin berkata, biarpun sempit akan tetapi akan aku khususkan untuk ibu bapak. Ini adalah bakti kepada orang tua, jadi jangan sampai dorong sana sini kalo ditinggali orang tua, merasa tidak enak, tidak suka,, orang tua itu sangat merindukan kita, akan tapi kita tak rindu kepada orang tua, orang tua mengabdi berjuang untuk kita akan tapi kita tak pernah berjuang dan mengabdi untuk orang tua kita. Marilah kita semua jaga hati kita, jangan sampai kita durhaka kepada orang tua, jangan sampai kita menyakiti orang tua, jangan sampai kita tidak peduli kepada orang tua, ini saja, semoga kita digolongkan orang yang berbakti kepada orang tua, sehingga kita bisa membahagiakan orang tua kita didunia sehingga kita diberi kenikmatan oleh Allah diakhirat bersama Rasulullah, Wallahu a’lam bishawab



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Google+ Followers

Loading...

Wikipedia

Hasil penelusuran

Translate